Selasa, 27 April 2010

modus ponens, tolens, dan silogisme

2) Modus ponens, modus tollens, dan sillogisma

Sekarang kita akan membahas 3 bentuk argumentasi yang sah, yaitu modus ponens, modus tollens, dan sillogisma.

1. Modus ponens

Modus ponens disebut juga kaidah pengasingan.

Bentuknya sebagai berikut:

clip_image006[10] (premis 1) berupa implikasi

clip_image008[10] (premis 2) berupa anteseden

——–

clip_image010[6] (konklusi)

Keabsahan (sah atau tidaknya) sebuah argumen dapat dilihat melalui tabel kebenaran.

clip_image011[4]

clip_image008[11] clip_image014[8] clip_image006[11]
B B B
B S S
S B B
S S B

Argumentasi ini sah karena untuk premis clip_image006[12] dan clip_image008[12] benar, konklusi clip_image014[9] juga benar.

Contoh:

Jika harga barang naik, maka permintaan barang turun

Harga barang naik

Jadi permintaan barang turun

3. Modus tollens

Modus tollens disebut juga kaidah penolakan.

Bentuknya sebagai berikut:

clip_image006[13] (premis 1) berupa implikasi

clip_image018 (premis 2) berupa negasi dari konsekuen

———-

clip_image020 (konklusi)

Keabsahannya diperlihatkan dengan tabel kebenaran berikut:

clip_image008[13] clip_image014[10] clip_image022[6] clip_image018[1] clip_image006[14]
B B S S B
B S S B S
S B B S B
S S B B B

Argumen ini sah, karena untuk premis clip_image006[15] dan clip_image018[2]benar, konklusi clip_image022[7] juga benar.

Contoh:

Persamaan clip_image025[12], clip_image027[12], maka clip_image029[12] dan clip_image031[18] berlainan

clip_image029[13] dan clip_image031[19] tidak berlainan

Jadi persamaan clip_image025[13], clip_image033[6]

4. Silogisma

Bentuknya sebagai berikut:

clip_image006[16] (premis 1) berupa implikasi

clip_image035[6] (premis 2) berupa implikasi

———-

clip_image037 (konklusi)

Keabsahannya diperlihatkan dengan tabel kebenaran berikut:

clip_image008[14] clip_image014[11] clip_image039[8] clip_image006[17] clip_image035[7] clip_image042
B B B B B B
B B S B S S
B S B S B B
B S S S B S
S B B B B B
S B S B S B
S S B B B B
S S S B B B

Argumen ini sah, karena untuk premis clip_image006[18] dan clip_image035[8] benar, konklusi

clip_image042[1] juga benar.

Contoh:

Jika clip_image044, maka clip_image046

Jika clip_image046[1], maka clip_image048[4]

Jadi jika clip_image044[1], maka clip_image048[5]

3 komentar:

  1. Terima Kasih ,,, sangat membantu............

    BalasHapus
  2. Tnya dong... untuk modus silogisme, kalau p-->q, kemudian q-->r dan kesimpulannya p-->r. Apakah sahih kalau dibalik kesimpulannya jadi r-->p?? :D

    BalasHapus